Aplikasi tanam tembakau dimusim hujan
Aplikasi Sozo
www.klinik-agropolitan.com
Kecamatan Randangan, Kabupaten
Pohuwato
Provinsi Gorontalo
Tembakau kasturi
Luas 5 hektar
Petani Kong Atong ( 40 tahun
berpengalaman menanam tembakau khusus untuk cerutu, di Jember Jawa Timur ).
Hal yang perlu
diperhatikan saat budidaya tanaman tembakau adalah pengolahan lahan harus baik,
jangan sampai lahan terlalu banyak air ( jenuh ) saat hujan karena tanaman
tembakau 90% mengandung air, jadi bila tanah terlalu lembab atau basah, maka
serangan penyakit jamur akan sulit dicegah, begitu ungkapan pertama dari kong
atong mengawali wawancara di kebun Pilohayanga.
Saat
pembibitan tanaman, saya pakai pupuk kompos eceng gondok dari danau limboto,
inovasi teknologi dari KLINIK AGROPOLITAN Gorontalo, hasilnya pertumbuhan bibit
sangat bagus, tumbuh merata, warna daun hijau muda .
Saat penanaman bibit tembakau ,setelah
akar dicabut langsung di rendam SOZOFM-1 dengan dosis 5 tetes
perliter air selama 1 menit, untuk mengobati perakaran yang luka, sehingga
tanaman tidak stress dan cepat tumbuh merata,
ternyata setelah aplikasi
SOZOFM-1
ini hampir tidak dilakukan tindakan penyulaman.
Aplikasi SOZOFM-1
dilakukan setiap 10 hari sekali dengan dosis 5 botol perhektar dimulai saat
umur 5 Hst, sampai panen diumur 60 hari. Tindakan pembungan tunas air penting
dilakukan agar daun tembakau tumbuh besar, lebar dan bermutu baik.
Setelah
diamati ternyata pertumbuhan tanaman sangat bagus, sehingga aplikasi pupuk
kimia tidak dilakukan, daun lebar, tebal, warna hijau mengkilat dan daun tidak
mudah koyak saat di gulung / di linting. Terkena hujanpun tanaman lebih tahan,
tidak rusak kena penyakit.
Berapa kong
panennya?
Rata-rata dapat 2,25 ton /
hektar daun tembakau kering.
Bagaimana
Kualitasnya ?
Hasil panen setelah dijemur
daun tembakau bisa diterima dengan kualitas baik ditingkat pembeli di Pulau
Jawa, komentar pembeli, tembakau gorontalo wangi dan rasanya mantap.
Saat panen
tanggal 1 Agustus 2007, Bpk DR.Ir Fadel Muhammad selaku Gubernur Gorontalo
datang dan terkejut melihat tanaman tembakau dapat tumbuh baik di Bumi
Gorontalo, sehingga beliau mengatakan Tembakau bisa ditanam di Gorontalo dengan
kualitas baik, tidak kalah dengan tembakau yang ditanam di pulau Jawa, saya
akan undang PT Sampoerna untuk investasi di Gorontalo.
Sehingga 1
tahun kemudian dilokasi kebun contoh KLINIK AGROPOLITAN yang lain yaitu di desa
Pilohayanga dilakukan penanaman tembakau didampingi teknikal suport dari PT
Sampoerna.
Sebelum tanam ,sample
tanah di uji laboratorium, hasilnya unsur hara tanah sangat miskin, sehingga
kami kombinasikan dengan penggunaan pupuk kandang dari kotoran sapi yang kami
pelihara secara berkelanjutan dengan tanaman jagung, sehingga hasilnya tanah
menjadi subur, lalu ditambah aplikasi
SOZOFM-1, pertumbuhan tanaman baik,
bahkan terkena hujan selama 2 minggu berturut-turut tanaman tidak rusak, daun
tetap utuh dan berkualitas baik sampai panen.
Hasil panen
daun tembakau diproses secara tradisional, diiris lalu dijemur, lalu dikirim ke
gudang PT Sampoerna, hasil uji organoleptik citarasa
baik sehingga
pihak dari PT Sampoerna
ingin
mengembangkan tembakau lebih luas di Gorontalo.
Satu saat
provinsi Gorontalo akan menjadi produsen tembakau berkualitas baik di
Indonesia......pasti bisa, begitu kong Atong bicara dengan penuh semangat.
Pakai SOZO kecil botolnya,
hemat pakainya, besar untungnya



